Mas Ibin Dorong Panggung Musik Komunitas Hadir di Berbagai Ruang Publik Kota Blitar
On Agustus 15, 2026
Blitar, Jawa Timur — JinNewsOne.com | Jumat, 14 Agustus 2026.
Pemerintah Kota Blitar mendorong keberadaan panggung musik dan pertunjukan seni di berbagai ruang publik sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang nyaman, hidup, serta menarik untuk dikunjungi.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Ibin, saat menghadiri acara live music "Legend Music Community" di tengah-tengah ratusan warga yang memadati kawasan Pasar Wage, Jalan Mastrip, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Jumat (14/8/2026) malam.
Kegiatan yang digelar oleh Legend Music Community tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua minggu sekali. Acara menghadirkan pertunjukan musik sebagai ruang hiburan sekaligus wadah bagi komunitas dan para musisi untuk tampil di hadapan masyarakat.
Mas Ibin mengatakan, perkembangan Kota Blitar tidak hanya berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, suasana kota, fasilitas, keramahan masyarakat, serta aktivitas seni dan hiburan juga menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik sebuah kota.
"Ketika tata kelolanya, sistemnya, pelayanannya terbaik, fasilitasnya terbaik, masyarakatnya ramah, tentunya itu akan menarik orang untuk datang ke Kota Blitar," ujar Mas Ibin.
Ia menilai kegiatan musik yang berlangsung di ruang publik dapat memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menjadi daya tarik bagi orang dari luar daerah untuk datang ke Kota Blitar.
"Acara musik ini juga tentunya menghibur banyak orang, banyak masyarakat, sehingga merupakan daya tarik tersendiri orang mau berkunjung ke Kota Blitar," katanya.
Karena itu, Pemerintah Kota Blitar menyatakan dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan komunitas yang menghadirkan seni dan hiburan di ruang publik.
Mas Ibin bahkan berharap kegiatan serupa dapat semakin banyak digelar di sejumlah lokasi yang menjadi titik keramaian masyarakat.
"Kalau bisa setiap hari di beberapa tempat yang ramai harus ada hiburannya atau ada musik seperti ini," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran kegiatan seni di ruang publik dapat membuat masyarakat merasa nyaman menikmati suasana kota. Pengunjung yang datang juga diharapkan memiliki pengalaman positif dan mengenang Kota Blitar sebagai kota yang ramah dan menyenangkan.
Konsep "Ngamen, Nunggu Konser"
Mas Ibin mengungkapkan, Pemerintah Kota Blitar sebelumnya telah mencanangkan konsep "ngamen, nunggu konser" sebagai salah satu upaya memberikan ruang bagi seniman dan musisi untuk tampil di ruang publik.
Konsep tersebut, kata dia, telah berjalan di kawasan car free day (CFD). Saat ini terdapat sekitar tujuh hingga delapan kegiatan atau penampilan musik yang berlangsung pada pagi hari saat CFD.
Ke depan, pemerintah akan melihat sejumlah lokasi strategis yang memungkinkan menjadi ruang pertunjukan bagi para seniman dan musisi.
Beberapa lokasi yang disebut antara lain Pasar Wage, Pasar Legi, Museum PETA, serta sejumlah tempat lain yang dinilai memiliki potensi menjadi titik berkumpul masyarakat.
"Di situlah nanti para seniman akan menampilkan seninya dan kemudian pemerintah tentunya akan fasilitasi sekaligus men-support," kata Mas Ibin.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut tidak hanya berupa penyediaan ruang, tetapi juga dapat diarahkan pada bentuk apresiasi terhadap para seniman yang tampil.
Menurutnya, kegiatan pertunjukan musik di ruang publik membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, seniman, dan masyarakat.
"Masyarakat juga kita tekankan kalau nongkrong ada yang menampilkan seni musik, kemudian ngasih kotakan, ya dikasih. Kita juga menikmati hiburan," ujarnya.
Mas Ibin mengajak masyarakat memberikan apresiasi kepada para seniman yang tampil. Pemerintah, lanjutnya, juga akan memberikan apresiasi dan menyiapkan dukungan anggaran bagi kegiatan konser yang menampilkan seniman lokal.
"Saya kira ini wujud gerakan bersama kami. Kami minta masyarakat memberikan apresiasi dan pemerintah juga tentunya akan mengapresiasi," katanya.
Legend Music Community Digelar Dua Minggu Sekali
Ketua pelaksana event Legend Music Community, Somadi, mengatakan pihak komunitas menyambut baik dukungan dan kehadiran Mas Ibin dalam kegiatan tersebut.
Menurut Somadi, kedatangan Wali Kota Blitar sekaligus memberikan motivasi bagi komunitas untuk terus mengembangkan kegiatan musik di ruang publik.
"Kami sangat senang sekali sebagai komunitas karena dikunjungi Pak Wali Kota. Ini sangat membahagiakan sekali. Apalagi Pak Wali Kota juga support tentang acara tersebut," kata Somadi.
Live music Legend Music Community di halaman parkir Pasar Wage digelar secara rutin setiap dua minggu sekali. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi komunitas dan ajang silaturahmi musisi untuk bertemu, tampil, sekaligus menghibur masyarakat.
Somadi berharap dukungan terhadap kegiatan komunitas musik dapat terus berlanjut. Ia juga berharap semakin banyak panggung pertunjukan yang dapat dimanfaatkan komunitas lain untuk ikut memeriahkan Kota Blitar.
"Harapannya akan terus berlanjut dan ada panggung-panggung yang lain dari teman-teman komunitas yang lain, ikut bergabung atau membuat acara sendiri untuk memeriahkan Kota Blitar," ujarnya.
Keberadaan panggung musik komunitas di ruang publik diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem kreatif Kota Blitar. Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi musisi lokal untuk tampil dan mendapatkan apresiasi.
Bagi Pemerintah Kota Blitar, semakin banyak aktivitas seni di ruang publik diharapkan dapat memperkuat citra kota sebagai tempat yang nyaman, ramah, dan memiliki ruang kreatif yang terbuka bagi masyarakat serta menjadi ruang kolaborasi bersama UMKM Kota Blitar. *(Red)





















